Slawi, SMPIT Luqman Al Hakim Yayasan Ulin Nuha Kab.Tegal menggelar kegiatan Sekolah Orang Tua (SOTA). Kegiatan SOTA kali ini khusus wali murid kelas 8, dengan jumlah peserta kurang lebih 100 orang tua dan dilaksanakan di Aula atas SMPIT Luqman Al Hakim. Mulai pukul 08.00 s.d pukul 12.00 WIB.
Kepala sekolah Anita Triyastuti, S.Si. mengatakan kegiatan ini mengusung tema “ Membiasakan Anak Santun dalam Bertutur Kata”, yang dikupas tuntas oleh Ike Amalia Listiawati. Beliau memaparkan membiasakan anak santun bertutur kata sejak dini krusial untuk perkembangan sosial dan emosional mereka. Kuncinya adalah menjadi teladan (role model), mengajarkan tiga kata ajaib (“tolong”, “maaf”, “terima kasih”), serta konsisten menerapkan tata krama dalam percakapan sehari-hari. Cara ini membantu anak dihargai, membangun empati, dan memperlancar interaksi sosial mereka. Cara ini membantu anak dihargai, membangun empati, dan memperlancar interaksi sosial mereka.
Pertama menjadi contoh utama (Role Model) dalam hal ini anak-anak belajar melalui meniru. Orang tua adalah guru pertama. Dengan cara Gunakan Bahasa Lembut (Berbicaralah dengan nada rendah dan lembut kepada anak, menghindari membentak), Praktekkan “Tiga Kata Ajaib” (Biasakan mengucapkan tolong saat meminta bantuan, terima kasih setelah dibantu, dan maaf jika berbuat salah, bahkan kepada anak), Sapaan dan Pamitan ( Ajarkan anak untuk menyapa orang lain dan berpamitan saat pergi).
Kedua Ajarkan Etika Berbicara yang Spesifik. Dengan cara Tidak Memotong Pembicaraan (Ajarkan anak untuk menunggu giliran bicara saat orang lain sedang berbicara), Nada Suara yang Sopan (Latih anak untuk tidak berteriak saat meminta sesuatu), Sopan kepada yang Lebih Tua (Gunakan sebutan yang tepat (Kakak, Ibu, Bapak) dan menjawab jika dipanggil), Menatap Mata (Ajarkan untuk menatap mata lawan bicara sebagai tanda menghormati).
Ketiga Metode Pengajaran yang Efektif, dengan cara Konsisten ( Terapkan aturan kesopanan setiap hari, bukan sesekali, agar menjadi kebiasaan. Pujian Positif (Berikan pujian tulus saat anak bersikap santun agar mereka merasa dihargai dan termotivasi), Koreksi dengan Lembut (Jika anak berkata kasar, jangan memarahi dengan keras. Dekati, bicarakan berdua, dan ajarkan kata yang benar), Bermain Peran (Role Play) Gunakan permainan pura-pura untuk melatih situasi seperti menyapa tetangga atau meminta sesuatu di meja makan.
Keempat Menanamkan Empati, dengan cara jelaskan bahwa tutur kata yang baik adalah cerminan diri dan membantu menciptakan kedamaian. Ajarkan bahwa kata-kata yang baik membuat orang lain merasa senang, sedangkan kata-kata kasar menyakiti perasaan.
Beliau juga menambahkan bahwa berjalanlah kita di muka bumi dengan rendah hati, mengajarkan rasa syukur seperti yang tertuang dalam Q.S Luqman ayat 12, mengapresiasikan kasih sayang anak, sholat, menyeru perbuatan yang ma’ruf dan meninggalkan yang mungkar, jangan sombong, jangan angkuh, dan lunakan suara.
Dengan konsisten dan kesabaran, membiasakan anak bertutur kata santun akan membentuk karakter yang baik untuk masa depannya SMPIT Luqman Al Hakim selalu memberikan wadah untuk orang tua dalam menambah wawasan cara mendidik anak (Ilmu Parenting). Tujuan kegiatan ini adalah agar sinergi dalam membentuk karakter anak di sekolah dan di rumah. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar mulai dari pembukaan, tilawah, sambutan kepala sekolah, sambutan dari tim ke IT-an dilanjut acara inti yaitu pemberian materi dan ditutup dengan doa.





