Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Luqman Al Hakim Slawi menggelar Program Penguatan Karakter (PPK) bagi seluruh murid kelas 8 dan 9. Mengusung tema besar “Strong in Faith, Strong in Character”, Kegiatan ini dilaksanakan serentak bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru kelas 7, sejak Senin, 13 Juli hingga Jumat, 17 Juli 2026. Seluruh rangkaian kegiatan harian ditutup dengan sesi refleksi untuk mengevaluasi perkembangan diri para murid.
Kepala Sekolah Anita Triyastuti, S.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme seluruh murid dan dedikasi para guru. Beliau menegaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah target capaian nyata bagi masa depan generasi muda.
“Melalui tema Strong in Faith, Strong in Character, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa kecerdasan akademik harus berjalan beriringan dengan kekuatan iman yang kokoh dan karakter Islam yang mulia. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pondasi spiritualitas (faith) dan kepribadian yang tangguh (character) adalah benteng utama anak-anak kita untuk tetap berprestasi dan memberi maslahat bagi sesama,” ujar Kepala Sekolah. Beliau juga berharap momentum ini menjadi batu pijakan yang kuat untuk memulai tahun ajaran baru yang penuh berkah dan prestasi.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pengumuman pembagian kelas baru. Suasana hangat menyelimuti sekolah saat para murid mengikuti sesi ramah tamah bertajuk “Tak Kenal Maka Tak Taaruf”. Sesi ini bertujuan mempererat kembali tali silaturahmi antar-murid dan guru setelah libur panjang sekolah.
Pada hari kedua, fokus beralih pada kedisiplinan dan kenyamanan belajar. Para murid bersama wali kelas menyusun kesepakatan kelas dan melakukan aksi bersih-bersih ruang kelas. Untuk menjaga spiritualitas, pihak sekolah memberikan materi Standar Operasional Prosedur (SOP) ibadah khas ke-ITan, yang diselingi dengan permainan ice breaking seru agar murid tetap bersemangat.
Hari ketiga diisi dengan latihan fisik dan penguatan mental. Murid kelas 8 dan 9 mengikuti materi baris-berbaris untuk memupuk jiwa korsa dan kedisiplinan. Selain agenda murojaah bersama dan ice breaking, para murid juga mendapatkan materi penting berkategori “Protecting Our” sebagai upaya edukasi perlindungan diri dan lingkungan di era digital saat ini.
Aktivitas hari keempat berfokus pada aturan sekolah dan kenyamanan visual tempat belajar. Para murid menerima pemantapan materi mengenai tata tertib dan peraturan sekolah terbaru. Setelah itu, mereka bergotong royong membuat aransi kelas bersama wali kelas (penataan dan dekorasi ruang kelas) agar suasana belajar menjadi lebih interaktif dan kondusif.Rangkaian PPK ditutup pada hari kelima dengan kegiatan fisik yang menyenangkan, yaitu Senam Anak Indonesia Hebat. Usai senam, para murid menyelesaikan tahap akhir (finishing) aransi kelas dan melakukan aksi bersih-bersih massal. Langkah ini memastikan seluruh ruang kelas siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar efektif pada pekan berikutnya.





